Manado, pelopormedia.id – Dunia pendidikan tinggi di Sulawesi Utara kembali tercoreng oleh kasus yang mengejutkan. Seorang mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado berinisial RS ditangkap pihak kepolisian setelah diduga terlibat dalam kasus peredaran narkoba.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penangkapan RS terjadi pada Selasa, 5 Agustus 2025, ketika dirinya hendak mengambil paket kiriman yang berisi narkotika. Paket tersebut diketahui dititipkan oleh pengirim di pos penjagaan kampus, dan telah diintai oleh pihak berwajib sebelum akhirnya dilakukan penangkapan.
Kabar ini langsung menyita perhatian publik, mengingat sebelumnya IAIN Manado juga sempat diterpa skandal serius terkait dugaan predator seksual oleh oknum dosen.
Seorang tokoh masyarakat pemerhati dunia pendidikan, yang meminta agar namanya tidak disebutkan, menyampaikan keprihatinannya atas rentetan masalah yang menimpa kampus tersebut.
“Kami sangat prihatin. Belum selesai masalah skandal predator seks oleh oknum dosen beberapa waktu lalu, kini muncul lagi persoalan serius dengan ditangkapnya mahasiswa yang diduga terlibat narkoba. Ini mencoreng nama baik institusi pendidikan yang seharusnya menjadi tempat membentuk karakter dan moral generasi muda,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus IAIN Manado serta pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan tersebut.
Perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini masih dinantikan, termasuk hasil pemeriksaan terhadap RS dan kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas dalam peredaran narkoba di lingkungan kampus.
Namun Pihak kampus IAIN Manado Prof. Dr. H. Ahmad, M.Pd sebagai Rektor IAIN saat di konfirmasi menyatakan. Kami masih menunggu info hasil dr Kepolisian baru akan dirapat pimpinankan.
(Red)**







