BOALEMO – Pelopormedia.id. Senin, 01 Desember 2025. – Dinas Koperasi UMKM Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, menegaskan komitmennya dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui penyelenggaraan “Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)”. Kegiatan ini dirancang untuk memastikan koperasi di tingkat desa mampu beradaptasi, inovatif, dan dikelola secara profesional.
Pelatihan intensif yang berlangsung di Gedung Kampus 2 Paguyaman Institut Teknologi dan Bisnis Ichsan Boalemo dari tanggal 01 Desember hingga 03 Desember Tahun 2025.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh 82 peserta dari 41 Desa perwakilan pengurus KDKMP dari berbagai pelosok di Kabupaten Boalemo.
Pentingnya Tata Kelola Modern
Acara pembukaan dihadiri oleh Asisten II Kabupaten Boalemo Haris Pilomonu, M.S.I. koperasi sangat bergantung pada kemampuan manajerial para pengurusnya, Koperasi bukan sekadar lembaga simpan pinjam, melainkan motor penggerak kesejahteraan anggota dan masyarakat desa secara luas.
Pelatihan ini krusial untuk mentransformasi cara pandang pengurus agar dapat mengelola koperasi dengan prinsip tata kelola yang baik (good governance), transparan, dan akuntabel, terutama dalam memanfaatkan potensi lokal.
Pada kegiatan pelatihan kali ini Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Dr. Abdul Gaffar La Tjokke,M.S.I memberikan materi tentang kepemimpinan ” Kepemimpinan berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk memimpin, menginspirasi, dan memotivasi orang lain menuju pencapaian tujuan bersama,”ucap Dr. Abdul Gaffar.
” Beberapa langkah untuk menggenggam keberhasilan masa depan yaitu, minsed revolution” merubah pola pikir”(non profit ke profit center), bermimpi tingkat tinggi, berencana dengan smart, dan take action,” sambungnya.
Materi Komprehensif dan Praktis
Selama pelatihan, para peserta dibekali dengan berbagai modul terkini yang relevan dengan kebutuhan koperasi di era digital, yang disampaikan oleh para narasumber yang memberikan materi.
Digitalisasi Pelaporan
Keuangan:
Penggunaan aplikasi sederhana untuk pencatatan transaksi yang lebih efisien dan akurat.
Manajemen Risiko Usaha:
Strategi mitigasi risiko dalam pengembangan unit usaha berbasis komoditas lokal.
Penguatan Permodalan:
Akses permodalan dari lembaga keuangan formal dan skema dana bergulir pemerintah.
Kemitraan Strategis:
Membangun jaringan dengan pasar modern dan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) setempat.
Target Peningkatan Kinerja Koperasi
Antusiasme peserta terlihat jelas selama sesi lokakarya, di mana mereka saling berbagi pengalaman dan tantangan di lapangan.
Melalui kegiatan ini.
Adanya peningkatan signifikan dalam kesehatan organisasi koperasi, peningkatan volume usaha, dan pada akhirnya, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah Provinsi Gorontalo khusunya Kabupaten Boalemo.
Diharapkan para peserta pelatihan dapat menjadi agen perubahan di desa masing-masing, mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk menjadikan KDKMP sebagai lembaga ekonomi yang mandiri, kuat, dan berkelanjutan.










