Klarifikasi Dinsos Gorut Soal 4 Armada Dikabarkan Rusak Parah: Begini Penjelasan Plt Kadis

Berita267 Dilihat

GORONTALO UTARA, Pelopormedia.id  — Kondisi empat unit kendaraan operasional Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo Utara yang mengalami kerusakan menjadi sorotan di tengah kebutuhan masyarakat terhadap layanan distribusi air bersih.

 

Sebelumnya, Rizan Demanto, anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Gorontalo Utara, menyebut empat armada milik Dinas Sosial tersebut tidak dapat digunakan secara optimal. Ia juga menyebut kendaraan-kendaraan itu telah bertahun-tahun tidak mendapatkan pemeliharaan maupun perbaikan sebagaimana mestinya.

 

Rizan merinci, armada pertama berupa mobil tangki berkapasitas 5.000 liter mengalami kebocoran sehingga tidak dapat digunakan untuk menampung air.

 

Armada kedua merupakan truk bak terbuka yang mengalami masalah pada bagian ban. Sementara armada ketiga berupa truk dapur umum atau kendaraan serbaguna juga dalam kondisi rusak.

 

Sedangkan armada keempat, yakni mobil rescue, mengalami kerusakan mesin dan bagian ban.

 

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Sosial Gorontalo Utara, Mochamad Andi Yusuf Harun (Yusuf Harun), membenarkan bahwa terdapat empat unit kendaraan operasional Dinas Sosial yang mengalami kerusakan.

 

Menurut Yusuf, persoalan tersebut memang telah berlangsung cukup lama, bahkan sebelum dirinya ditugaskan sebagai Plt Kepala Dinas Sosial.

 

“Memang sudah lama sekali. Dari kepala dinas sebelumnya kendaraan ini sudah tidak jalan lagi,” ujar Yusuf.

 

Yusuf menjelaskan, sejak dirinya ditugaskan sebagai Plt Kepala Dinas Sosial pada 9 Juli 2026, kondisi kendaraan yang diterimanya memang sudah dalam keadaan rusak.

 

“Sejak saya ditugaskan sebagai Plt Kadis Sosial sejak 9 Juli 2026, kendaraan yang ada dan saya terima memang dalam keadaan rusak semua,” katanya.

 

Meski demikian, pihaknya mengaku mulai melakukan upaya perbaikan terhadap armada tersebut. Dari empat kendaraan yang sebelumnya tidak dapat beroperasi, dua unit disebut sudah kembali dapat digunakan.

 

“Dari empat yang mati total, kami upayakan perbaiki dan dua sudah hidup kembali,” jelasnya.

 

Namun, Yusuf mengakui dua armada yang saat ini dapat beroperasi masih menghadapi kendala, khususnya kondisi ban yang sudah botak.

 

Karena faktor keselamatan, Dinas Sosial membatasi wilayah pelayanan menggunakan kendaraan tersebut. Berdasarkan hasil rapat bersama BPBD, armada Dinas Sosial saat ini hanya diarahkan melayani wilayah Kecamatan Kwandang, Anggrek, dan sebagian Kecamatan Tomilito.

 

“Kami juga menjaga keselamatan bagi yang membawa kendaraan Dinas Sosial dalam mendistribusikan air,” tegasnya.

 

Tangki Air Tak Bisa Sekadar Ditambal

 

Terkait mobil tangki berkapasitas 5.000 liter, Yusuf menjelaskan kerusakannya cukup berat.

 

Menurutnya, kondisi tangki sudah mengalami banyak kebocoran sehingga tidak memungkinkan hanya dilakukan penambalan atau pengelasan.

 

“Mobil tangki air itu sudah bocor. Tidak bisa ditambal atau dilas karena lubangnya sudah banyak. Harus ganti alas, itu solusi dari bengkel,” ungkapnya.

 

Untuk memperbaiki empat kendaraan tersebut, Dinas Sosial juga telah mengusulkan anggaran melalui perubahan anggaran tahun 2026.

 

“Untuk tahap awal di perubahan anggaran itu kami dapat sekitar Rp50 juta lebih untuk perbaikan empat kendaraan,” kata Yusuf.

 

Ia menegaskan, pemerintah melalui Dinas Sosial berupaya agar seluruh armada tersebut dapat kembali berfungsi sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak hanya terbatas pada beberapa wilayah.

 

“Kami berkomitmen memaksimalkan agar semua kendaraan ini bisa melayani seluruh kecamatan yang ada di Gorontalo Utara,” pungkasnya.

 

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan armada bukan sekadar menyangkut kerusakan kendaraan, tetapi juga berkaitan dengan kesiapan sarana pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama ketika kebutuhan distribusi air bersih meningkat.

 

Dengan adanya rencana perbaikan melalui perubahan anggaran 2026, masyarakat kini menunggu realisasi perbaikan tersebut serta sejauh mana seluruh armada dapat kembali beroperasi secara aman dan menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Gorontalo Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *