Kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik Lebih Penting daripada Verifikasi Media, Tegas Wakil Ketua Dewan Pers

Berita, Daerah, Headline915 Dilihat

Jakarta – pelopormedia.id || Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto, menegaskan bahwa yang paling utama bagi insan pers adalah menjunjung tinggi dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dalam menjalankan tugas di lapangan. Menurutnya, meskipun proses verifikasi media dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) penting, namun etika jurnalistik tetap menjadi dasar utama.

Pernyataan tersebut disampaikan Totok usai menghadiri acara Malam Apresiasi dan Dialog Kebangsaan bertajuk “Peran RM Margono Djojohadikoesoemo dalam Pergerakan Kemerdekaan dan Pembangunan Sistem Ekonomi Indonesia” yang digelar di Hotel The Jayakarta, Jakarta Barat, Selasa (20/5/2025) malam.

“Media yang belum terverifikasi bukan berarti tidak sah. Banyak yang belum mendapatkan giliran saja. Tapi yang lebih penting adalah tetap mematuhi Kode Etik Jurnalistik. Itu yang paling utama bagi kami di Dewan Pers,” ujar Totok kepada wartawan.

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan waktu dan kapasitas lembaga menjadi penyebab belum terverifikasinya sejumlah media, baik secara administratif maupun faktual. Oleh karena itu, ia meminta publik maupun sesama insan pers tidak memberi stigma negatif terhadap media yang belum terdaftar di Dewan Pers.

Totok juga menyoroti tantangan dalam pelaksanaan UKW. Menurutnya, proses UKW membutuhkan sumber daya manusia yang memadai, serta anggaran yang tidak sedikit, sehingga pelaksanaannya tidak bisa menjangkau seluruh wartawan dalam waktu singkat.

“UKW penting, tapi memang tidak bisa serta-merta dilakukan kepada semua wartawan karena keterbatasan anggaran dan kebutuhan penguji yang profesional. Maka itu, kami selalu tekankan agar wartawan tetap berpegang pada etika dan profesionalisme dalam bekerja,” jelasnya.

Sebagai mantan Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers periode 2022–2025, Totok turut memberikan perhatian khusus kepada wartawan di daerah. Ia mengimbau agar insan pers lokal tetap menjalankan tugas dengan pola kerja yang benar dan tetap menjaga integritas.

“Teman-teman wartawan di daerah, jangan khawatir kalau media belum terverifikasi atau belum ikut UKW. Selama kalian menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, itu sudah langkah terbaik. Insya Allah, itu yang akan membawa kebaikan bagi profesi dan masyarakat,” pungkasnya.**(red)

Berita ini dikutip dari media Tnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *