Bulangita Membara: GASSPOLL Desak Polres Pohuwato Tunjukkan Taring, Jangan Tunggu Korban ke-3!

Berita, Headline742 Dilihat

Pohuwato — pelopormedia.id. Tekanan publik terhadap penanganan kasus kematian dua penambang PETI Bulangita kembali mencapai puncak tensinya. Senin (10/11/2025), massa GASSPOLL (Gabungan Ormas Pohuwato Lipu Lami) kembali mendatangi Mapolres Pohuwato, mengunci satu pesan yang tak terbantahkan: jangan tunggu peti mati berikutnya meluncur dari Bulangita.

Di hadapan massa, Plh. Kapolres Pohuwato AKBP Juprisan menegaskan perkara Bulangita tetap berjalan dan tidak dihentikan.

“Saya tegaskan, tidak ada penghentian perkara Bulangita. Beri kami kesempatan untuk bekerja,” tegas Juprisan saat audiensi di ruang SPKT.

Juprisan juga menyampaikan bahwa proses penanganan ini akan tetap diteruskan ke Kapolres definitif. Namun atmosfer lapangan menunjukkan, publik belum sepenuhnya percaya, sebab kekecewaan sudah menumpuk berbulan-bulan.

GASSPOLL: Dua Nyawa Bukan Statistik

Jenderal Lapangan GASSPOLL, Sonni Samoe, menegaskan aksi ini bukan ritual seremonial.

“Setidaknya harus sudah ada tersangka dan ada yang ditahan. Dua nyawa hilang bukan angka statistik!”

Sonni memperingatkan, Pohuwato tidak boleh berubah menjadi “kuburan modern” akibat pelabelan tambang ilegal yang tak pernah tuntas.

Sorotan Pedas: Dugaan Masih Berjalannya ‘Atensi’ Aktivitas PETI

Tokoh masyarakat, Hi. Ismail Hippy, menilai fakta di lapangan soal masih beroperasinya aktivitas PETI seperti menyisakan tanda tanya publik.

“Hentikan atensi! Kalau ada PETI beroperasi, berarti atensi berjalan,” sentilnya di dalam forum.

Ucapan itu kian menguatkan persepsi, ada ruang gelap yang belum dibuka terang.

Pertanyaan Publik: Mana Ketegasan Aparat?

Di tengah jargon “transformasi & reformasi kepolisian” yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto, publik kini menuntut bukti nyata, bukan slogan.

Jika tragedi Bulangita dibiarkan berlarut, apakah kita sedang menunggu korban selanjutnya?

Tujuan Aksi: Selamatkan Nyawa, Stop Tambang Ilegal!

GASSPOLL menegaskan kembali: aksi ini bukan soal panggung, ini tentang nyawa, kemanusiaan, dan penegakan hukum yang beradab.

Tuntutan Massa:
Tangkap pelaku
Jangan lindungi PETI
Tutup ruang “atensi”
Polres jangan jadi penonton.

GASSPOLL memastikan akan kembali turun jika tak ada progres, tak ada tersangka, dan alat berat (termasuk ekskavator yang disebut milik FM) masih beroperasi.

Dan bila hari itu tiba, massa akan lebih besar, suara akan lebih keras.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *