Diduga Cemari Lingkungan, Limbah SPPG Molombulahe Dikeluhkan Warga: Bau Menyengat Dan Nyamuk Meresahkan

Berita, Daerah204 Dilihat

Boalemo – pelopormedia.id. Warga di sekitar Sentra Pengolahan Pangan Gizi (SPPG) Molombulahe, Kabupaten Boalemo, mengeluhkan dugaan pencemaran lingkungan akibat limbah yang dihasilkan fasilitas tersebut. 11/2026.

Berdasarkan keterangan warga, limbah SPPG Molombulahe menimbulkan aroma tidak sedap yang tercium hingga radius puluhan meter dari lokasi. Bau menyengat itu dikeluhkan sangat mengganggu aktivitas warga, terutama pada pagi dan sore hari.

“Baunya busuk sekali, apalagi kalau habis hujan. Kami tidak nyaman buka jendela rumah. Anak-anak juga jadi susah belajar,” ujar salah satu warga Desa Molombulahe yang enggan disebut namanya.

Selain bau, warga juga melaporkan peningkatan populasi nyamuk di lingkungan permukiman. Genangan limbah yang tidak dikelola dengan baik diduga menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan seperti DBD dan diare.

“Kami khawatir dengan kesehatan, terutama anak-anak. Nyamuknya banyak sekali sejak SPPG ini beroperasi. Dulu tidak separah ini,” tambah warga lain.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPPG Molombulahe belum memberikan keterangan resmi terkait pengelolaan limbah dan keluhan warga.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Boalemo saat dikonfirmasi menyatakan akan segera menurunkan tim untuk melakukan verifikasi lapangan. “Kami akan cek langsung ke lokasi. Jika terbukti ada pelanggaran baku mutu lingkungan, tentu akan ada tindak lanjut sesuai UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” kata salah satu pejabat DLH Boalemo.

Warga berharap ada solusi cepat dari pemerintah daerah dan pengelola SPPG. Mereka meminta instalasi pengolahan limbah diperbaiki dan dilakukan fogging rutin untuk menekan populasi nyamuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *