Alfred Warga China Diduga Perusak Hutan Garini’ di Buruh Polres Boltim

Berita147 Dilihat

Pelopormedia.id—Oknum perusakan Hutan Produksi Terbatas (HPT) yang dijadikan aktivitas Pertambangan Emas Ilegal (PETI) di Kecamatan Buyat Barat, kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mencuat.

 

Sebelumnya selasa, 12 Mei 2026 Tim gabungan Polres Boltim melakukan penertiban pertambangan emas tanpa izin (PETI) dilokasi HPT Garini desa Buyat Barat, kecamatan Kotabunan, kabupaten boltim. 10 alat berat jenis Excavator didapati di lokasi dan langsung di police line.

 

Yos sumber resmi menyampaikan, Alfred warga China sedang dalam pencarian terkait aktivitas PETI di HPT Garini. Menurutnya, ia barusan di telpon pihak yang berwenang menayangkan keberadaan Alfred oknum warga China.

 

“Saya tiba-tiba di telfon dan menanyakan keberadaan Alfred oknum warga China yang diduga terlibat PETI di HPT Garini. “menurut pihak berwenang kata Yos” Alfred diduga yang mendanai 10 unit excavator di lokasi HPT Garin. Saya kaget mendengar ada 10 unit excavator di police line dan katakan, tidak tau Alfred warga China yang ditanyakan bapak,” Ucapnya Senin, 18 Mei 2026.

 

Ismail warga Buyat juga menyampaikan di pemberitaan ramai 10 excavator telah di police line Polres Boltim. Alfred oknum warga China saya kenal, Alfred salah satu pimpinan di PT Kutai Surya Mining (KSM).

 

“Sya kenal Alfred, ia salah satu pemimpin di PT KSM, jika Alfred lagi di cari karena diduga terlibat PETI di HPT Garini sangat sederhana. Cek saja identitasnya di PT KSM,” kata Ismail.

 

“Sebelum ada penindakan hukum saya sudah melihat bersama warga China ini sering terlihat di desa Buyat, menurut kabar ia tinggal di rumah kontrakan tepat di berbatasan antara desa Buyat dan Ratatotok” tambahnya.

 

Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan kepada media menyampaikan informasi ini telah sampai kepada kami dan akan segera ditindaklanjuti untuk memanggil oknum warga China asal Jakarta.

Tim/Wb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *