Banjir Bandang Solimandungan, Sosok Ali Mamonto Hadir Berikan Ratusan Dus Air Mineral dan Makanan Cepat Saji

Berita69 Dilihat

PELOPORMEDIA.ID||BOLAANG MONGONDOW — Duka masih menyelimuti Desa Solimandungan 1 dan Solimandungan 2, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow, pasca banjir bandang yang menerjang wilayah tersebut pada Rabu, 27 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

 

Di saat sebagian warga masih larut dalam kepanikan dan kesedihan melihat rumah dipenuhi lumpur, jalan tertutup kayu gelondongan, dan aktivitas lumpuh total, hadir sosok yang diam-diam turun langsung membantu masyarakat tanpa banyak bicara. Ia adalah Asri Mamonto alias Ali, seorang pengusaha sukses yang selama ini dikenal rendah hati dan dekat dengan masyarakat kecil.

 

Sejak sore hingga malam hari usai banjir bandang menerjang desa, Asri Mamonto terlihat berbaur bersama warga. Tanpa menjaga jarak, tanpa protokoler, ia ikut mengangkat kayu, membersihkan lumpur, hingga membantu membuka akses jalan yang sempat mengalami kemacetan akibat material banjir yang menumpuk di badan jalan.

 

Dengan kendaraan dan alat berat yang dikerahkannya, proses pembersihan terus berjalan. Potongan kayu besar yang berserakan di depan rumah warga perlahan dipindahkan. Lumpur tebal yang menutup jalan desa mulai dibersihkan. Tidak sedikit warga yang mengaku terharu melihat seorang pengusaha turun langsung bekerja bersama masyarakat hingga larut malam.

 

“Dia tidak hanya datang melihat-lihat. Pak Ali benar-benar ikut bekerja bersama masyarakat dari sore sampai malam. Itu yang membuat kami sangat tersentuh,” ungkap salah seorang warga di lokasi bencana.

 

Bukan hanya membantu tenaga dan alat berat, kepedulian Asri Mamonto berlanjut pada Kamis pagi, 28 Mei 2026. Ratusan dus air mineral berbagai merek dan mie instan mulai disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir bandang yang diantar langsung kepada warga menggunakan kendaraan roda empat.

 

Bantuan tersebut menjadi sangat berarti di tengah kondisi warga yang masih kesulitan memasak, membersihkan rumah, dan memenuhi kebutuhan dasar pasca bencana. Banyak keluarga yang belum sempat beristirahat karena sejak malam terus membersihkan rumah mereka dari lumpur dan sampah kayu yang terbawa arus deras.

 

Suasana haru tampak ketika bantuan dibagikan. Warga, terutama para ibu dan anak-anak, terlihat bersyukur atas perhatian yang diberikan. Di tengah musibah yang datang tepat pada momentum Idul Adha—hari yang identik dengan pengorbanan dan kepedulian terhadap sesama—aksi nyata yang dilakukan Asri Mamonto seolah menjadi cerminan makna Idul Adha yang sesungguhnya.

 

Ia hadir bukan sekadar membawa bantuan materi, tetapi juga membawa rasa peduli dan kemanusiaan.

 

Selama ini, Asri Mamonto alias Ali memang dikenal sebagai sosok pengusaha sukses yang low profile dan ringan tangan membantu masyarakat. Di berbagai kesempatan sosial dan kemanusiaan, namanya kerap disebut sebagai pribadi yang tidak suka mencari perhatian, namun selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

 

Hingga Kamis siang, masyarakat Desa Solimandungan 1 dan Solimandungan 2 masih terus melakukan kerja bakti membersihkan lumpur, batang kayu, serta puing-puing yang terbawa banjir bandang ke dalam permukiman warga. Sejumlah rumah masih dipenuhi lumpur tebal, sementara akses jalan di beberapa titik terus dibersihkan agar aktivitas masyarakat kembali normal.

 

Bencana ini meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat. Namun di balik musibah tersebut, muncul pula potret kemanusiaan yang menghangatkan hati. Kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial menjadi kekuatan yang membuat warga tetap bertahan.

 

Dan di antara kerumunan masyarakat yang sibuk membersihkan sisa banjir, sosok Asri Mamonto hadir bukan sebagai pengusaha besar yang menjaga citra, melainkan sebagai manusia yang memilih berdiri bersama rakyat di saat mereka paling membutuhkan uluran tangan.

Dix

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *