Viral! Petugas SPBU Komangaan Diduga Layani Pengisian Pertalite ke Kendaraan Tanpa Plat Nomor, Dugaan Tangki Ganda Jadi Sorotan

BOLAANG MONGONDOW – Praktik penyaluran BBM bersubsidi kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan seorang petugas SPBU Komangaan, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow, diduga sedang melayani pengisian BBM jenis Pertalite ke sebuah kendaraan yang tidak dilengkapi nomor polisi.

Video yang direkam oleh warga yang sedang mengantre BBM tersebut memicu pertanyaan besar terkait pengawasan dan kepatuhan terhadap prosedur penyaluran BBM bersubsidi. Dalam rekaman itu, petugas tampak tetap melakukan pengisian meski kendaraan yang dilayani tidak memiliki identitas kendaraan yang jelas.

Yang lebih mengundang perhatian, petugas diduga terlihat panik setelah menyadari aktivitasnya sedang direkam oleh masyarakat. Momen tersebut kemudian menjadi bahan perbincangan publik dan memunculkan berbagai spekulasi terkait dugaan adanya praktik yang tidak sesuai ketentuan.

Tak hanya soal kendaraan tanpa plat nomor, warga juga menyoroti dugaan bahwa kendaraan tersebut memiliki lubang pengisian BBM ganda. Jika dugaan tersebut benar, maka kondisi itu berpotensi digunakan untuk memperoleh BBM dalam jumlah lebih banyak dibanding kapasitas kendaraan pada umumnya.

Masyarakat mempertanyakan bagaimana kendaraan tanpa identitas yang jelas dapat dilayani di SPBU, terlebih jika benar terdapat modifikasi pada sistem tangki bahan bakarnya. Publik menilai persoalan ini tidak boleh dianggap sepele mengingat Pertalite merupakan BBM bersubsidi yang penyalurannya diawasi oleh pemerintah.

Aparat penegak hukum diminta segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap video yang beredar, termasuk mengidentifikasi kendaraan, pemilik kendaraan, serta memeriksa petugas dan pengelola SPBU yang bertugas saat kejadian berlangsung.

Di sisi lain, pihak Pertamina juga didesak untuk memberikan klarifikasi resmi kepada masyarakat. Transparansi dinilai penting untuk menjawab berbagai pertanyaan publik sekaligus memastikan tidak terjadi penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi yang dapat merugikan masyarakat luas.

Hingga saat ini, belum terdapat keterangan resmi dari pihak SPBU Komangaan maupun Pertamina terkait video viral tersebut. Sementara itu, masyarakat berharap aparat dan pihak terkait segera mengungkap fakta sebenarnya agar tidak menimbulkan keresahan dan dugaan liar di tengah publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *