Dari Boalemo Menuju Arab Saudi: Djihan Ibura Resmi Berkarier Sebagai Perawat Internasional

Berita, Gorontalo, Nasional1156 Dilihat

Boalemo, Gorontalopelopormedia.id. Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Boalemo. Putri daerah berbakat, Djihan Ibura, resmi mengawali langkah baru dalam kariernya sebagai Perawat Internasional di Hayat National Hospital Riyadh, Arab Saudi.

Keberangkatannya difasilitasi oleh PT. Timur Raya Jaya Lestari, perusahaan penempatan tenaga kesehatan Indonesia yang mendampingi seluruh proses hingga tuntas.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Djihan dijadwalkan bertolak ke Arab Saudi pada pekan depan. Momen ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan hidupnya sekaligus membuktikan bahwa putra-putri daerah memiliki kemampuan untuk bersaing di kancah internasional melalui kompetensi, kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah.

Di balik keberhasilannya menembus dunia kerja internasional, Djihan merupakan sosok muda yang dikenal memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan. Ia berhasil meraih predikat Mahasiswa Berprestasi Non-Akademik STIKes Husada Jombang Tahun 2024 sekaligus menjadi Penerima Beasiswa Mahasiswa Berprestasi STIKes Husada Jombang.

Prestasinya juga mengharumkan nama daerah di tingkat nasional setelah dinobatkan sebagai Runner Up 1 Putera Puteri Sejarah Indonesia Tahun 2024 mewakili Provinsi Gorontalo. Selain itu, Djihan juga merupakan Penerima Beasiswa Berprestasi Kabupaten Boalemo, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, prestasi, dan kontribusinya di bidang akademik maupun non-akademik.

Namun, pencapaian tersebut bukanlah hasil yang diraih dalam sekejap. Djihan harus melalui berbagai tahapan seleksi yang panjang, mulai dari persiapan kemampuan, kelengkapan administrasi, pelatihan, hingga proses penempatan. Semua tahapan itu dijalani dengan penuh kesabaran, disiplin, dan keyakinan bahwa setiap perjuangan akan menemukan hasil terbaik pada waktunya.

*”Perjalanan menuju titik ini benar-benar tidak mudah. Ada banyak proses yang harus saya lalui, penuh tantangan, rasa lelah, bahkan keraguan. Namun saya mampu bertahan karena doa yang tidak pernah putus dari ibu, dukungan luar biasa dari ayahanda tercinta, serta semangat yang selalu diberikan oleh saudara-saudara saya. Bagi saya, keberangkatan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Apa pun yang saya capai hari ini saya persembahkan untuk kedua orang tua dan keluarga yang selalu menjadi alasan saya untuk terus bangkit, berjuang, dan tidak pernah menyerah. Saya juga akan selalu membutuhkan doa mereka dalam setiap langkah kehidupan saya,” ujar Djihan.*

Djihan juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada *Ibu Tri Indrawati, perwakilan *PT. Timur Raya Jaya Lestari*, yang telah mendampinginya sejak awal proses hingga akhirnya berhasil mewujudkan impian untuk berkarier sebagai perawat di luar negeri.

”Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Tri Indrawati dari PT. Timur Raya Jaya Lestari. Beliau tidak hanya mendampingi proses administrasi, tetapi juga menjadi sosok yang selalu memberikan motivasi ketika saya merasa lelah, ragu, bahkan hampir menyerah. Nasihat, arahan, dan keyakinan yang beliau berikan menjadi kekuatan besar bagi saya untuk terus melangkah. Saya berharap, meskipun proses ini telah selesai, Ibu Tri tetap berkenan membimbing, memberikan masukan, dan menjadi sosok yang selalu mengingatkan saya untuk terus berkembang menjadi pribadi dan perawat yang lebih baik,” ungkap Djihan.

Sementara itu, Tri Indrawati, selaku perwakilan PT. Timur Raya Jaya Lestari, mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya melihat Djihan sebagai pribadi yang memiliki tekad kuat dan semangat juang yang tinggi.

*”Djihan adalah sosok yang gigih, disiplin, dan tidak mudah menyerah. Dalam setiap proses tentu ada rasa lelah, takut, bahkan keinginan untuk berhenti. Namun saya selalu meyakinkan bahwa setiap perjuangan yang dijalani dengan ikhlas, penuh kesabaran, dan disertai doa tidak akan pernah mengkhianati hasil.

Hari ini menjadi bukti bahwa kerja keras, doa orang tua, dan usaha yang sungguh-sungguh mampu mengantarkan seseorang meraih impiannya. Saya berharap Djihan dapat menjaga nama baik Indonesia, bekerja secara profesional, terus mengembangkan kompetensinya, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani bermimpi dan berjuang hingga mampu menembus dunia internasional,” tutur Tri Indrawati.

Keberangkatan Djihan bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Boalemo dan Provinsi Gorontalo.

Kisah perjuangannya menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita. Dengan tekad yang kuat, kerja keras yang konsisten, serta doa orang tua yang senantiasa mengiringi, anak-anak daerah pun mampu berdiri sejajar dan mengukir prestasi di tingkat dunia.

Dari Boalemo menuju Arab Saudi, Djihan Ibura membawa lebih dari sekadar koper perjalanan. Ia membawa harapan, mimpi, serta amanah untuk menjaga nama baik daerah, bangsa, dan profesi yang ia cintai. Semoga langkah barunya menjadi awal dari perjalanan pengabdian yang penuh keberkahan, kesuksesan, dan manfaat bagi banyak orang.

Semoga kisah ini menjadi inspirasi bahwa tidak ada mimpi yang terlalu tinggi bagi mereka yang berani berusaha, terus belajar, dan tidak pernah menyerah dalam memperjuangkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *