GORONTALO, Pelopormedia.id — Musyawarah Provinsi (Musprov) V Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Gorontalo telah menetapkan Andi Ilham, SE., sebagai Ketua Umum KADIN Gorontalo periode 2026–2031.
Andi Ilham terpilih setelah memperoleh 29 suara, unggul tipis dari Fauzan Fadel Muhammad yang meraih 25 suara dalam proses pemilihan tersebut.
Usai proses organisasi itu berakhir, perhatian kini diarahkan pada langkah kepengurusan baru dalam menjawab berbagai persoalan yang masih dihadapi dunia usaha di Gorontalo.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo Utara, Dheninda Chaerunnisa, mengatakan KADIN memiliki tantangan untuk memperkuat perannya sebagai wadah yang mampu menjembatani kepentingan pelaku usaha dengan pemerintah.
Menurut Dheninda, kepemimpinan baru tidak cukup hanya menjalankan agenda internal organisasi, tetapi perlu lebih aktif menyerap berbagai persoalan yang dihadapi pengusaha di lapangan.
“Yang paling penting setelah Musprov ini bukan lagi soal siapa yang menang dan siapa yang kalah. KADIN harus bisa menyatukan dunia usaha dan mendorong bagaimana pelaku usaha di Gorontalo bisa berkembang, termasuk UMKM dan pengusaha daerah,” ujar Dheninda kepada media, Senin (21/9/2026).
Ia menilai sejumlah persoalan seperti akses permodalan, perluasan pasar, investasi, serta kemudahan berusaha menjadi hal yang perlu mendapat perhatian dalam agenda KADIN lima tahun ke depan.
“Kami berharap KADIN ke depan lebih banyak turun melihat persoalan pengusaha di lapangan. Mulai dari akses permodalan, pasar, investasi, sampai kemudahan berusaha. Itu yang lebih penting untuk dirasakan masyarakat,” katanya.
Dheninda juga menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi setelah proses pemilihan selesai. Perbedaan dukungan selama Musprov, menurutnya, merupakan bagian dari dinamika organisasi dan tidak semestinya menjadi penghalang bagi seluruh elemen dunia usaha untuk bekerja bersama.
“Setelah pemilihan selesai, semua harus kembali bersama. Perbedaan pilihan itu bagian dari proses organisasi. Sekarang tantangannya bagaimana KADIN bisa bekerja dan memberi kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Gorontalo,” tuturnya.








