GORONTALO UTARA, Pelopormedia.id – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Ichsan Gorontalo Utara (UIGU) menggelar kegiatan Refleksi Sumpah Pemuda dengan mengusung tema “Memperteguh Persatuan Pemuda melalui Semangat Nasionalisme dan Kebhinekaan dalam Aksi Sosial untuk Perubahan”, Sabtu (31/10/2026), di lingkungan Kampus UIGU.
Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk memaknai kembali nilai historis Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, yang menegaskan komitmen satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UIGU, Bachtiar Senung, S.Kom., M.Kom., pimpinan fakultas, pengurus BEM Fakultas Hukum, serta perwakilan mahasiswa Fakultas.
Dalam sambutannya, Bachtiar Senung menyampaikan apresiasi kepada BEM Fakultas Hukum atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan yang menghubungkan nilai-nilai kebangsaan dengan kepedulian sosial.
Ia sekaligus secara resmi membuka rangkaian kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda diharapkan dapat menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua BEM Fakultas Hukum UIGU, Aprilia Poetry Mohamad, dalam sambutannya mengajak seluruh mahasiswa untuk kembali menghayati ikrar Sumpah Pemuda yang lahir dari keberanian generasi muda untuk bersatu di tengah perbedaan daerah, suku, agama, dan budaya.
Ia menegaskan bahwa semangat persatuan tidak cukup hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi harus dihidupkan melalui sikap, karya, dan aksi nyata.
“Sebagai pemuda, mari menjadi penggerak perubahan: menjaga Kebhinekaan, menegakkan keadilan, dan hadir untuk masyarakat. Perbedaan bukan penghalang, melainkan kekuatan kita. Nasionalisme berarti bersatu, berpihak pada kebenaran, dan bergerak untuk Indonesia,” ujar Aprilia.
Ia juga mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda harus menjadi komitmen dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar peringatan tahunan.
“Kesetaraan adalah jiwa dari keadilan,” tegasnya.
Lomba Orasi Ilmiah dan Puisi
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, BEM Fakultas Hukum UIGU menyelenggarakan Lomba Orasi Ilmiah dan Lomba Puisi yang mengangkat tema nasionalisme, kebhinekaan, serta peran pemuda dalam aksi sosial.
Melalui lomba orasi ilmiah, peserta didorong menyampaikan gagasan berbasis fakta mengenai berbagai persoalan sosial sekaligus menawarkan pemikiran tentang kontribusi pemuda dalam menyelesaikannya.
Sementara itu, lomba puisi menjadi media ekspresi bagi mahasiswa untuk menyampaikan harapan, kebanggaan terhadap bangsa, serta komitmen dalam menjaga persatuan Indonesia.
Kedua perlombaan tersebut dirancang untuk menumbuhkan keberanian dalam menyampaikan pendapat, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan apresiasi terhadap keberagaman budaya dan perbedaan pandangan.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas antarmahasiswa Fakultas Hukum sekaligus menghadirkan semangat kebangsaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Nasionalisme Harus Diwujudkan melalui Aksi Nyata
Dalam refleksi tersebut, BEM Fakultas Hukum UIGU menegaskan bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda tetap relevan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Persatuan, toleransi, dan kepedulian sosial perlu diterjemahkan ke dalam tindakan konkret, seperti kolaborasi kegiatan sosial, advokasi, pendidikan, serta penguatan kesadaran hukum di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BEM Fakultas Hukum UIGU berkomitmen untuk terus menghadirkan program kemahasiswaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mendorong mahasiswa mengambil peran aktif sebagai agen perubahan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengumuman pemenang lomba, penyerahan penghargaan kepada para peserta terbaik, serta dokumentasi bersama seluruh peserta dan pengurus BEM Fakultas Hukum UIGU.













