“Aspirasi Arman Naway Harus Jadi Nyata Anak 17 Tahun Jadi Korban Jembatan Rusak di Bongo IV”

Berita, Headline936 Dilihat

Boalemo — pelopormedia.id. Lengking jeritan kecelakaan kembali pecah di Dusun Mootilango, Desa Bongo IV, Paguyaman. Kamis pagi (6/11/2025) sekitar pukul 08.00 WITA, seorang anak muda 17 tahun — Rendi Nisabu — terkapar tak berdaya setelah terperosok ke bawah jembatan rusak yang sudah lama dikeluhkan warga. Lengan kanannya patah. Nafasnya tersengal. Ia bukan anak nakal — ia tulang punggung keluarga.

Rendi, yang setiap hari menjadi ojek “kijang” pengangkut hasil pertanian, justru jatuh ketika sedang mengais rezeki. Mengangkut jagung, menjaga dapur agar tetap mengepul untuk orang tuanya.

Namun pagi itu, jembatan rusak itu memutus jalannya. Bukan sekadar patah kayu — tetapi patah harapan.

Kawan-kawan seprofesi langsung menggotong Rendi ke pengobatan tradisional patah tulang. Mereka tahu, kalau menunggu perbaikan jembatan… mereka bisa menunggu nasib lebih dulu, bukan solusi.

Sekdes Bongo IV, Sirlan Hippy, mengaku terpukul. Ia menyebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Boalemo Arman Naway bahkan baru kemarin turun langsung ke TKP meninjau jembatan ini, mendengar keluhan, melihat sendiri fakta di depan mata, bukan hanya mendengar laporan bolong di meja rapat.

“Dan pagi ini sudah ada korban…”
ujar Sekdes dengan suara kecewa bercampur getir.

Kini harapan warga hanya satu, aspirasi yang sudah dibawa Arman Naway ke meja kebijakan harus segera terwujud.

Bukan nanti.
Bukan menunggu korban berikutnya.

Arman Naway datang bukan hanya melihat, tetapi membawa mandat warga menuju eksekusi nyata.

Jembatan ini harus dibangun. Pembangunan ini harus turun.
Karena akses pertanian, akses ekonomi, dan keselamatan warga bukan sekadar angka dalam rapat, tetapi nyawa yang berjalan di atas balok jembatan yang kini retak.

Dan setelah Rendi terluka, warga tak mau lagi menunggu surat keputusan yang hanya berhenti sebagai berita.

Aspirasi itu harus menjadi nyata, sekarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *