‎Kalemdiklat Polri Tekankan Moralitas dan Kepemimpinan Humanis kepada Peserta Didik

Berita, Headline, Nasional435 Dilihat

Jakarta — pelopormedia.id ||Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana,Saat acara penutup Pendidikan Polri, dan memberikan pesan moral yang tegas serta penuh refleksi kepada para peserta didik dalam momentum kelulusan pendidikan di lingkungan Polri.

‎Dalam arahannya, Komjen Chryshnanda mengingatkan bahwa setiap anggota Polri adalah panutan dan pemimpin di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa kekuasaan dan jabatan tidak boleh melahirkan kesombongan, apalagi perilaku jahat.

‎> “Saudara harus ingat, saudara ini panutan, saudara pemimpin. Kita ini orang berdosa, jangan jahat, jangan jadi penjahat. Jadilah penolong,” tegasnya di hadapan para peserta.

‎Ia menekankan bahwa kebiasaan menolong dan berbuat baik akan kembali kepada diri sendiri. Menurutnya, nilai kemanusiaan dan ketulusan jauh lebih penting dibandingkan kecerdasan akademik semata.

‎> “Kalau saudara rajin menolong, rajin berbuat baik, Tuhan juga rajin menolong dan berbuat baik sama saudara. Orang-orang yang sombong itu tinggal menunggu waktunya saja,” ujar Komjen Chryshnanda dengan nada lugas.

‎Dalam penyampaiannya, Kalemdiklat Polri juga mengingatkan agar para calon pemimpin Polri tidak menyakiti orang lain, baik melalui tindakan maupun ucapan. Ia menekankan pentingnya ketertiban dimulai dari diri sendiri sebagai fondasi keberhasilan.

‎> “Jangan nyakitin semua. Berusahalah mulai tertib dengan diri saudara sendiri, maka saudara akan berhasil,” katanya.



‎Komjen Chryshnanda mengaku tidak membaca seluruh laporan akademik yang tebal, namun memilih menyampaikan pesan langsung dari hati. Ia menegaskan bahwa kelulusan yang diraih para peserta adalah sebuah anugerah yang patut disyukuri.

‎> “Saudara harus bersyukur, saudara diluluskan semua. Kalau mau saklek, bisa saja langsung disuruh pulang. Tapi ini kesempatan,” ungkapnya.

‎Menutup arahannya, ia berpesan agar para lulusan menjadi pemimpin yang tegas dalam prinsip namun santun dalam penyampaian, serta memiliki hati yang murah dan peduli terhadap sesama.

‎> “Jadilah pemimpin yang baik, yang benar, murah hati. Tegas dalam prinsip, tapi santun dalam menyampaikan,” pungkas Kalemdiklat Polri.

‎Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa Polri tidak hanya membutuhkan aparat yang cerdas dan terampil, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

‎*Hans Montolalu*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *