Penipuan Segitiga, Diduga HJB Alias Hj Bahar dan HS Alias Hasbula Biang Kerok, Pengusaha Erick Dirugikan Ratusan Juta Rupiah

Berita, Headline, Nasional826 Dilihat

Manado – Dugaan kasus penipuan dengan skema segitiga kembali mencuat di wilayah kota Manado. Kampung islam (cereme) kec, Tuminting, Kali ini, seorang pengusaha bernama Erick mengaku menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan oleh HS alias Hasbula dan HJB, yang dikenal sebagai “Ibu Haji Bahar”, pemilik gudang penampungan biji pala di wilayah tersebut.

Kronologis cerita, pak erick punya hasil biji pala yang di dapat dari Talaud,Kab Sangihe sebanyak 15 ton dan di simpan di rumahnya, pada waktu itu seorang yang bernama Hasbula menelpon Pak Erick,,Erick saya mau beli pala mau ekspor ke luar negri. Kata Hasbula, tapi tolong di vidiokan terus kirim k saya, terus pak Erick vidiokan hasil biji pala tersebut, dan kirimkan vidionya ke Hasbula,

Berselang hari itu juga Hasbula sampaikan kepada Pak Erick, Erick nanti tolong bawakan barang biji pala tersebut ke gudangnya HJB, alias ibu haji bahar punya gudang titip di situ saja, nti saya tlp ibu haji. Kata Hasbula,

Pada waktu Hasbula menelpon HJB alias ibu haji bahar, ternyata Hasbula mengatasnamakan dirinya sebagai Haji Yusuf,bukan lagi nama pribadi sendiri, tapi pake nama semaran, alias nama palsu, saya mau menjual biji pala tersebut kepada ibu haji bahar, dan bukti”vidio biji pala juga di kirim untuk bukti kepercayaan kepada ibu haji bahar, maka dari situlah Hasbula meminta uang muka DP dari ibu haji bahar sebesar 150 juta, dan tidak menunggu lama langsung ibu haji bahar mengirimkan uang tersebut tanpa melihat barang bukti biji pala.,

Menjelang satu jam kemudian Pak Erick menyuruh anak buahnya pergi bawa biji pala tersebut ke gudang HJB alias ibu haji bahar, untuk di titipkan, biji pala tersebut di angkut oleh mobil truk,beratnya biji pala tersebut yang di angkut sebanyak 6 ton lebih.dan sisanya nanti menyulus kata Pak Erick kepada anak buahnya,.

Dan tibahlah barang tersebut di gudang ibu haji bahar, dan di terima oleh salah satu penanggung jawab gudang ibu haji bahar, Pak Idal, lanjut Pak Erick langsng menghubungi Hasbula ini melalui vie tlp,berulang kali untuk memberitahukan barangnya,ternyata nomornya Hasbula tidak aktv,.

dari situ Pak Erick mulai merasa curiga dengan Hasbula, ada apa ini kata pak Erick, dengan nada was was dn curiga,pada waktu itu juga Pak Erick langsung menghubungi ibu haji bahar,tentang keberadaan biji pala pak Erick,yang di titipkan di gudangnya ibu haji bahar, ternyata penyampaian ibu haji bahar bahwa, barang tersebut saya sudah beli dan sudah kasih DP kepada Haji Yusuf,di situlah Pak Erick kaget, ko kenapa ibu haji bayar saya punya barang,saya tidak menjual cuma di suru titip, kata Pak Erick dengan nada geram,

Dari situlah Pak Erick mengambil sikap untuk melaporkan ke pihak kepolisian polres Manado, dan saya merasa ada penipuan dalam kasus ini melibatkan pihak ketiga yang berperan sebagai “penghubung”, sehingga menyerupai skema penipuan segitiga—di mana korban dibuat percaya oleh adanya peran pihak lain untuk memperkuat kepercayaan dan memperlancar aksi penipuan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak HJB alias Hj Bahar dan HS alias Hasbula belum memberikan klarifikasi resmi terkait tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

(Afat)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *