Gorontalo – pelopormedia.id. Tindak Kriminal penganiayaan yang mengerikan terjadi di Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo. Dua pemuda asal Desa Totopo Kecamatan Bilato Kabupaten Gorontalo, Rahmat Debi (19) dan Alsyarif Khanafi (19), menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok preman.
Pada hari, selasa 22 Juli 2025 sekira pukul 02.35 WITA, kedua pemuda tersebut hendak pulang dari Desa Tangkobu menuju rumah mereka di Desa Totopo, dalam perjalanan tersebut, saat melintas di simpang tiga Alfamart Motoduto, mereka dihadang oleh sekelompok preman yang meminta uang Rp10.000 dengan teriakan yang keras “Wey Kamari Ngoni Dua Sini!!”.
Korban Rahmat Debi dan Alsyarif Khanafi ketika itu tidak mempunyai uang yang dimintai oleh sekelompok preman pada malam tersebut, para preman itu langsung mengeroyok kedua pemuda itu dengan membabi buta secara sadis. Alsyarif Khanafi mengalami luka di dagu, kaki, tangan, dan punggung belakang akibat ditarik sampai jatuh oleh preman. Sementara itu, Rahmat Debi mengalami luka di tangan dan sakit di bagian perut akibat menangkis pukulan yang dilayangkan oleh para preman di simpang tiga Alfamart.
Kedua korban Rahmat Debi dan Alsyarif Khanafi akhirnya tersungkur di jalan, dan tidak berdaya melawan sekelompok preman yang mengeroyok mereka. Setelah kejadian tersebut, kedua korban Rahmat Debi dan Alsyarif meninggalkan tempat itu menuju kampung mereka untuk menghindari para preman sadis itu.
Penganiayaan ini menimbulkan kehebohan di masyarakat Desa Motoduto sekitarnya, khusunya masyarakat Desa Totopo dan Desa Juriya, Pihak kepolisian Polsek Boliyohuto telah menangani kasus ini dengan serius dan melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti terkait kasus ini.
Kedua Orang tua korban tidak henti-hentinya menangis melihat anaknya menjadi korban pengeroyokan oleh preman yang tidak punya kemanusiaan.
Kedua orang tua korban berharap kepada pihak ke Polisian Polsek Boliyohuto agar pelaku dapat segera ditangkap dan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini.
Kasus penganiayaan ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pihak berwajib. Semoga pelaku dapat segera ditangkap dan keadilan dapat ditegakkan di negeri yang kita cintai, khusunya di Kecamatan Boliyohuto CS.













