Gorontalo – pelopormedia.id. Berbicara tetang intervinsi ada 2, ada itervensi positif dan negatif yang saya lakukan interpensi positif bukan negatif, dan pengelolaan keuangan madrasah, saya tidak masuk ke dalam, teeutama pengelolaan bos madrasah.
Saya hanya selalu mengingatkan untuk pembayaran honor menjadi prioritas jagan sampai tidak terbayarkan, karena ada guru – guru yang mengeluhkan ke saya tetang hak- hak mereka.
Saya selalu mengingatkan pergunakan pengelolaan dan penggunaannya sesuai rencana dan peruntukannya, dan administrasi pelaporan di buat degan baik cepat dan tepat, dan melibatkan komite dan yayasan tetang perencanaan. Itu selalu saya ingatkan ke kepala Madrasah, begitu juga degan proses belajar, selalu saya ingatkan jagan sampai anak – anak tidak belajar, karen tidak ada guru, dan mohon di pantau di awasi jagan sampai mereka tidak belajar, dan guru tidak mengajar dan tidak hadir.
Saya selalu mengingatkan tatang penataan dan ruang kelas ruang guru dan halaman untuk menjadi perhatian semua begitu juga kegiatan olah raga, upacara, sholat berjamaah, kebersihan lingkungan sekolah.
Intervensi terpensi ini saya lakukan tidak ada yang lain demi pengembangan madrasah bagaimana madrasah berkembang kepala Madrasah sering terlambat, cepat pulang dan sering tidak hadir di sekolah sampai berhari – hari, tanpa ada info ke yayasan, apakah ini tidak perlu di tegur oleh yayasan, dan apa salah yayasan ikut campur dan intervensi pengelolaan madrasah yang tidak sesuai degan aturan.
Kesepakatan setiap rapat, dan hanya membiarkan kebiasaan buruk, dan tidak semuanya, tergantung pimpinan madrasah bagaimana sistem manajemen di jalankan.
Tanggumg jawab yayasan besar dalam mengelola lembaga di bawa naungan yayasan tidak semudah membalik telapak tangan dan perlu upaya kerja cerdas dan bantuan dari semua pihak baik dari pemerintah dan masyarakat.
Saya hanya ketua yayasan tidak lebih dan tidak kurang dan saya hanya manusia biasa, karena kita manusia tidak ada yang sempurna, hanya Allah sempurna dan mungkin Allah SWT lebi tau perjuangan saya di yayasan dan madrasah, dan tidak bisa pungkiri dalam setiap organisasi, lembaga pasti ada yang suka dan tidak suka, dan sebenarnya hal ini perlu komunikasi dan koordinasi dan kerjasamanya, jika itu dilakukan pasti akan lebih baik pengeleloaan madrasah.
Dan jangan hanya mengendapankan ego atau hanya krpentingan pribadi, dan ini yang terjadi di dalam madrasah, dan mau tidak mau kita terima itulah fakta.
Jujur saja saya hari hari di sekolah, dan tau persis kondisi dan fakta di lapangan, mudah – mudahan apa yang saya sudah lakukan, dan saya kerjakan untuk pengembanga madrasah hanya Allah SWT yang tau, kalau manusia tidak ada yg mengakuinya, dan semuanya saya serahkan kepada Allah SWT.
Redaksi – Beginilah Hak Jawab Yusman T, Ketua Yayasan Pembina Semangat Eyato 1676 Desa Suka Damai Kecamatan Bilato Kabupaten Gorontalo.













