Gorontalo – pelopormedia.id. Sebuah peristiwa penikaman tragis terjadi di Desa Lamahu, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo yang merenggut nyawa Ismail Gulmer alias Kalo. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis di RS Boliyohuto akibat luka tikaman yang dideritanya.
Insiden ini diduga kuat dipicu oleh pengaruh minuman keras. Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula pada pukul 17.30 WITA ketika pelaku, Yusuf Latuda alias Anang, datang ke rumah dalam keadaan mabuk dan marah-marah.
Meski sempat ditanya oleh istrinya, Dian Abdullah, pelaku tetap tidak memberikan jawaban hingga akhirnya keluar rumah dan terlibat perkelahian dengan korban.
Dian Abdullah, yang menyusul keluar rumah, mendapati suaminya tengah menikam Ismail Gulmer hingga korban terkapar di tanah. Saksi lain, Anisa A. Rajak, yang mendengar teriakan histeris Dian, mendapati korban sudah terbaring di tanah dengan pelaku yang sedang berupaya menekan luka tikaman di perut korban.
Saksi 3, yang sempat dibangunkan oleh saksi 1, melihat pelaku dalam posisi duduk sambil merangkul kepala korban dan sempat meminta tolong agar dicarikan kendaraan (bentor) untuk membawa korban ke rumah sakit. Diketahui, sebelumnya pelaku dan korban sempat mengonsumsi minuman keras bersama tiga rekan lainnya di warung milik Aripin Lahay di Desa Bumela.
Kini, meskipun sempat menunjukkan upaya pertolongan di lokasi kejadian, nyawa Ismail Gulmer tidak tertolong dan mengembuskan napas terakhir di RSUD Boliyohuto.
Suasana duka menyelimuti kepergian korban, sebagaimana terlihat dalam foto yang menampilkan pihak keluarga dan kerabat berada di samping jenazah korban. Sementara itu, pelaku Yusuf Latuda telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya.








