BEM Gorontalo Desak Pemecatan Wahyu Moridu: “Ucapan Rampok Uang Negara Adalah Krisis Moral Pejabat Publik”

Berita, Daerah1637 Dilihat

Gorontalo – pelopormedia.id. Gelombang desakan agar DPRD Provinsi Gorontalo bertindak tegas terhadap salah satu anggotanya, Wahyu Moridu, semakin menguat. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Gorontalo menyuarakan kekecewaan sekaligus kemarahan publik atas beredarnya video yang menampilkan pernyataan kontroversial Wahyu Moridu yang menyebut, “rampok saja uang negara.”

Menurut BEM Gorontalo, pernyataan tersebut tidak bisa dianggap candaan ataupun kekhilafan. Ucapan itu dinilai sebagai bentuk pembenaran terhadap tindakan korupsi dan perampokan uang negara yang jelas-jelas mengkhianati amanah rakyat.

“Wahyu Moridu tidak lagi layak menyandang predikat wakil rakyat, apalagi dengan rekam jejaknya sebagai mantan narapidana. Ucapan ini adalah puncak krisis etika dan moralitas seorang pejabat publik,” tegas pernyataan resmi BEM.

BEM juga menuntut Badan Kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo untuk tidak tinggal diam. Mereka menegaskan, langkah minimal yang harus diambil adalah pemecatan Wahyu Moridu secara tidak hormat dari keanggotaan DPRD.

Jika tuntutan ini diabaikan, publik dinilai akan semakin wajar mempertanyakan apakah DPRD masih berkomitmen pada integritas, atau justru menjadi tempat berlindung bagi para pelaku korupsi.

“Ucapan Wahyu Moridu telah melukai kepercayaan rakyat dan mencoreng marwah DPRD. Proses pemecatan harus dilakukan terbuka, transparan, dan tanpa kompromi,” tutup pernyataan BEM Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *