Gorontalo – pelopormedia.id. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Suka Damai menggelar rapat bersama orang tua siswa dan masyarakat pada, rabu, 28 Januari 2026, bertempat di aula pertemuan desa suka damai kecamatan bilato, kabupaten gorontalo.
Rapat tersebut membahas penolakan terhadap pengurus baru yayasan yang dinilai tidak melibatkan unsur orang tua siswa dan masyarakat desa suka damai dalam proses penetapannya.
Rapat dihadiri oleh unsur BPD, tokoh masyarakat, puluhan orang tua siswa dan masyarakat. Dalam forum tersebut, sejumlah orang tua siswa menyampaikan keberatan mereka atas kepengurusan baru yayasan semangat eyato yang dianggap dilakukan secara sepihak dan tidak melibatkan orang tua siswa dan pemerintah Desa.
Perwakilan orang tua siswa menyampaikan bahwa Yayasan Semangat Eyato selama ini tidak berjalan dengan baik di bawah kepengurusan lama. Mereka khawatir perubahan kepengurusan baru tanpa musyawarah dapat berdampak pada stabilitas pengelolaan pendidikan dan kenyamanan proses belajar mengajar anak-anak mereka di madrasah.
Ketua BPD Suka Damai Yusuf Kamumu dalam rapat tersebut menegaskan bahwa pihaknya sebatas menampung seluruh aspirasi orang tua siswa dan masyarakat.
BPD meminta agar persoalan kepengurusan yayasan diselesaikan melalui mekanisme musyawarah bersama seluruh orang tua siswa, dan mengedepankan kepentingan pendidikan siswa di Desa Suka Damai.
“BPD hadir untuk memfasilitasi dan menjaga kondusivitas desa. Kami berharap tidak ada keputusan sepihak yang dapat merugikan orang tua maupun siswa,”ujar salah satu anggota BPD dalam rapat.
Rapat tersebut diselenggarakan atas dasar yang pertama, penetapan pengurus baru yayasan yang tidak diketahui oleh orang tua siswa. Kedua, kekhawatiran orang tua siswa dan masyarakat terhadap keberlanjutan visi, misi yang perlu dipertanyakan, dan tugas dan fungsi yayasan semangat eyato.
Masyarakat meminta kepada Pemerintah Desa, Lembaga Desa dan Kementerian Agama untuk memperhatikan nasib para siswa maupun kekurangan tenaga pengajar di tiga Madrasah tersebut.
Rapat ditutup dengan kesepakatan sementara berupa penolakan pengurus baru Yayasan Semangat Eyato, hingga ada klarifikasi resmi dan proses musyawarah yang melibatkan seluruh pihak yayasan.
BPD berencana menyampaikan hasil rapat tersebut kepada pihak yayasan dan instansi terkait untuk ditindaklanjuti.
Situasi rapat berlangsung tertib dan kondusif, dengan seluruh peserta rapat berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan demi keberlangsungan pendidikan di Desa Suka Damai.













