Boalemo/Paguyaman – pelopormedia.id.
Dugaan kelalaian pelayanan kembali menghantam dunia kesehatan daerah. Keluarga pasien di RSUD dr. Ir. Iwan Bokings, Kabupaten Boalemo, meluapkan kekecewaan mendalam setelah orang yang mereka cintai meninggal dunia dalam kondisi yang dinilai penuh kejanggalan dan minim penanganan medis.
Kemarahan keluarga bukan tanpa alasan. Mereka mengungkapkan bahwa saat pasien berada dalam kondisi kritis, justru tidak ada satu pun dokter yang standby untuk memberikan penanganan.
Kakak kandung pasien, Adrian, mengungkap fakta mengejutkan. Ia mengaku harus bolak-balik mencari tenaga medis sepanjang malam hingga subuh, namun nihil hasil.
“Satu pun perawat atau dokter tidak ada di meja mereka. Saya cari berkali-kali sampai subuh baru ada. Itu pun tidak jelas, apakah pergantian shift atau baru bangun tidur,” ungkapnya dengan nada geram.
Situasi makin mencekam saat pasien mengalami sesak napas. Keluarga menilai respons rumah sakit sangat lambat, bahkan untuk penanganan dasar seperti pemberian oksigen.
Tak hanya itu, dugaan ketidakprofesionalan juga muncul dari simpang siur diagnosis. Awalnya pasien disebut mengalami alergi, namun setelah meninggal dunia, pihak rumah sakit justru menyatakan penyebabnya adalah penyakit jantung.
Perubahan diagnosis yang drastis ini memicu kecurigaan dan memperkuat dugaan adanya kelalaian serius dalam penanganan medis.
“Kalau memang tidak mampu menangani, kenapa tidak dari awal dirujuk? Jangan tunggu pasien kritis lalu dibiarkan tanpa kepastian,” tegas pihak keluarga.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan menambah daftar panjang keluhan terhadap kualitas pelayanan kesehatan di daerah. RSUD sebagai garda terdepan pelayanan justru dipertanyakan kesiapannya dalam menghadapi kondisi darurat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RSUD Iwan Bokings belum memberikan klarifikasi resmi. Publik kini menunggu: apakah ini sekadar kelalaian biasa, atau ada masalah sistemik yang lebih dalam?
Satu nyawa telah melayang. Pertanyaannya, siapa yang harus bertanggung jawab?











