Tragedi Di Perlintasan Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Gerbong Wanita Rusak Parah

Berita, Daerah96 Dilihat

BEKASIpelopormedia.id. Kecelakaan hebat melibatkan dua rangkaian kereta api terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam pukul 20.55 WIB.

Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dilaporkan menabrak bagian belakang KRL Commuter Line tujuan Bekasi, yang mengakibatkan kerusakan parah pada infrastruktur dan sejumlah penumpang terluka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat sebuah kendaraan roda empat mengalami kendala teknis dan mogok di perlintasan sebidang. Keberadaan kendaraan tersebut menghambat jalur sehingga rangkaian KRL terpaksa berhenti darurat di tengah jalur rel wilayah Stasiun Bekasi Timur.

Naas, di saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang tidak sempat melakukan pengereman maksimal. Benturan keras pun tak terelakkan; lokomotif KA Argo Bromo Anggrek menghantam bagian belakang KRL yang merupakan gerbong khusus wanita.

Kekuatan benturan menyebabkan kerusakan yang sangat berat. Bagian depan lokomotif KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan merangsek masuk hingga setengah badan gerbong belakang KRL. Situasi di lokasi dilaporkan mencekam dengan kondisi gerbong yang hancur.

Akibat kejadian ini, Korban Jiwa dan Luka: Sejumlah penumpang dilaporkan mengalami luka-luka.

Petugas gabungan kini tengah berupaya melakukan evakuasi terhadap korban yang diduga masih terjepit di dalam reruntuhan gerbong.

Kerusakan total pada gerbong belakang KRL dan kerusakan pada bagian depan lokomotif KA Argo Bromo Anggrek. Arus perjalanan kereta api di jalur Bekasi saat ini mengalami gangguan total untuk proses evakuasi dan sterilisasi jalur.

Hingga berita ini diturunkan, petugas dari PT KAI, KCI, dan tim medis telah berada di lokasi untuk menangani para korban. Pihak berwenang juga tengah melakukan investigasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti macetnya kendaraan di perlintasan yang menjadi pemicu awal kecelakaan ini.

Masyarakat diimbau untuk mencari jalur alternatif dan memantau informasi terkini mengenai jadwal perjalanan kereta api yang terdampak.

Informasi mengenai jumlah pasti korban jiwa dan luka masih terus dalam pendataan petugas di lapangan. Tim liputan akan terus memperbarui informasi seiring perkembangan proses evakuasi.

Source : Arianto Biludi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *