Pelopormedia.id— Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Utara mulai menunjukkan geliat kebangkitan yang kian terasa. Ibarat skenario epic comeback dalam game Mobile Legends: Bang Bang, PAN Sulut kini memantapkan langkah untuk kembali bersaing di panggung politik daerah.
Momentum ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN yang beralamat di Jalan Warung Buncit, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan. Secara resmi, delapan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di Sulawesi Utara telah menerima SK pada Senin, 4 Mei 2026.
Ketua DPD PAN Kota Kotamobagu, Muhamad Sukarno Hatta, menjelaskan bahwa proses penetapan kepengurusan masih berlanjut. Dari total DPD di wilayah Sulut, sebagian telah rampung, sementara lainnya masih menunggu hasil musyawarah di tingkat kabupaten/kota.
“Penyerahan SK kepada delapan Ketua DPD dilakukan atas nama Ketua Umum PAN, Bapak Zulkifli Hasan, yang diwakili oleh Kepala Kesekretariatan DPP PAN, Saudara Arief Noor H,” ungkapnya.
Ia menambahkan, konsolidasi internal menjadi langkah berikut yang wajib dilakukan seluruh pengurus daerah. Dengan struktur yang mulai solid, PAN Sulut optimistis dapat kembali menunjukkan eksistensinya.
“Setelah ini, kita akan fokus pada konsolidasi di masing-masing daerah. Harapannya, seluruh proses berjalan lancar dan PAN Sulut bisa kembali bersinar,” ujarnya.
Mewakili para Ketua DPD yang telah menerima SK, Hatta—yang akrab disapa Paman—menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh DPP PAN.
“Ini adalah amanah yang harus dijaga. Kami siap bergerak dan bekerja lebih maksimal ke depan,” tegasnya.
Adapun delapan DPD yang telah resmi menerima SK meliputi Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Kota Kotamobagu, Kota Bitung, Minahasa Selatan (Minsel), Minahasa Utara (Minut), Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
Sementara itu, sejumlah daerah lainnya masih menunggu penyerahan SK, di antaranya Kota Manado, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, Minahasa Tenggara (Mitra), Kepulauan Talaud, Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), dan Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Dengan langkah konsolidasi yang mulai terstruktur, arah kebangkitan PAN di Sulawesi Utara kini bukan lagi sekadar wacana—melainkan proses yang tengah berjalan.
(Anto)










