Bupati Sofyan Puhi Tutup Pelatihan Berbasis Kompetensi di BLK Limboto: 57 Peserta Siap Kerja!

Berita, Daerah, Gorontalo37 Dilihat

LIMBOTO – pelopormedia.id. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Gorontalo sukses menyelenggarakan penutupan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) tahun anggaran 2026. Acara yang berlangsung di Aula UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Limboto pada Sabtu (16/05/2026) ini ditutup secara resmi oleh Bupati Kabupaten Gorontalo, H. Sofyan Puhi, ST.

Penutupan rangkaian kegiatan ditandai dengan penyerahan sertifikat secara simbolis oleh Bupati kepada perwakilan peserta dari empat bidang keahlian. Pelatihan intensif ini sendiri telah berlangsung selama 45 hari, terhitung sejak 1 April hingga 15 Mei 2026, lulus dengan Predikat Memuaskan.

Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Gorontalo, Kisman Ishak, S.T., M.M., mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian para peserta.

Sebanyak 57 peserta yang terbagi dalam empat paket keahlian dinyatakan lulus dengan predikat baik. Adapun rincian peserta tersebut adalah:
Computer Assistant: 16 orang
Menjahit Pakaian dengan Mesin: 16 orang
Junior Makeup Artist (MUA): 16 orang
Service Sepeda Motor Injeksi: 13 orang
“Alhamdulillah, berkat keseriusan dan semangat belajar yang luar biasa, seluruh peserta yang berjumlah 57 orang ini dinyatakan lulus semua dengan hasil yang memuaskan,” ujar Kisman Ishak saat diwawancarai awak media.

Dukungan Anggaran dan Harapan Masa Depan

Program pelatihan ini didanai oleh APBN melalui Kementerian Ketenagakerjaan RI, di bawah naungan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar.

Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp262.065.000.000,- (Dua Ratus Enam Puluh Dua Miliar Enam Puluh Lima Juta Rupiah) yang didistribusikan untuk empat paket kegiatan tersebut.

Melihat tingginya kebutuhan pasar kerja di Kabupaten Gorontalo, Kisman Ishak berharap kuota pelatihan untuk tahun depan dapat ditingkatkan secara signifikan.

“Kebutuhan akan tenaga kerja yang kompeten sangat besar di daerah kita. Kami berharap pihak Kementerian Tenaga Kerja melalui Balai Makassar tidak hanya memberikan empat paket saja. Harapan kami, tahun depan bisa meningkat hingga dua belas paket pelatihan. Amin Ya Rabbal Alamin,” pungkasnya menutup pembicaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *