Bolaang Mongondow || Pasca banjir bandang yang menerjang Desa Solimandungan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Rabu sore (27/5/2026), jajaran Polres Bolaang Mongondow bergerak cepat turun langsung membantu masyarakat membersihkan rumah dan lingkungan yang terdampak banjir.
Dipimpin langsung Kapolres Bolaang Mongondow, AKBP Lido R. Antoro, personel Polres Bolmong bersama Brimob Inuai, Polda Sulut, unsur TNI, dan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow melaksanakan kerja bakti kemanusiaan di sejumlah titik terdampak.
Sejak pagi hari, personel Polres Bolmong terlihat berjibaku membersihkan lumpur yang memenuhi rumah warga, mengangkat perabotan yang rusak akibat banjir, hingga membantu membuka saluran air yang tertutup material bawaan arus deras.
Tidak hanya berada di luar rumah, sejumlah personel bahkan masuk langsung ke dalam rumah warga untuk membantu proses pembersihan agar rumah dapat segera ditempati kembali. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat pun mendapat apresiasi dari warga karena dinilai memberikan bantuan nyata di tengah situasi sulit pascabencana.
Kapolres Bolmong, AKBP Lido R. Antoro, mengatakan bahwa kehadiran personel Polres Bolmong di lokasi bencana merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Polri harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu warga yang membutuhkan, terutama saat terjadi bencana seperti ini,” ujar Kapolres.
Selain melakukan pembersihan, personel Polres Bolmong juga membantu warga mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan serta memastikan situasi keamanan di lokasi tetap kondusif selama proses pemulihan berlangsung.
Meski banjir telah surut, proses pembersihan masih terus dilakukan di beberapa titik terdampak. Lumpur dan material banjir yang menutupi rumah serta akses jalan lingkungan menjadi fokus utama penanganan agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
Keterlibatan aktif Polres Bolaang Mongondow dalam penanganan pascabanjir tersebut menjadi bukti nyata semangat “Polri untuk Masyarakat”. Di tengah duka dan kesulitan yang dialami warga, kehadiran aparat kepolisian memberikan harapan sekaligus membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir bandang di Desa Solimandungan.














