GORONTALO UTARA, Pelopormedia.id – Gelombang doa untuk almarhum H. Rachmat Gobel terus mengalir dari berbagai penjuru Gorontalo. Kepergian tokoh nasional asal Gorontalo itu bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga menghadirkan rasa kehilangan yang mendalam di tengah masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok dermawan, pengusaha nasional, tokoh politik, sekaligus putra daerah yang mengabdikan diri bagi kemajuan Gorontalo.
Sebagai bentuk penghormatan dan doa, masyarakat di kediaman H. Hamid Lalu dan Hj. Asna Hamani, Desa Tolite Jaya, Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, menggelar takziah dan dzikir bersama untuk mengenang almarhum H. Rachmat Gobel.
Ratusan warga hadir memanjatkan doa. Kehadiran mereka menjadi gambaran besarnya penghormatan masyarakat terhadap sosok yang semasa hidup dikenal dekat dengan rakyat dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.
Dalam kesempatan itu, H. Hamid Lalu menyampaikan bahwa almarhum H. Rachmat Gobel telah memberikan teladan tentang makna pengabdian yang sesungguhnya.
“Almarhum H. Rachmat Gobel bersama keluarga besarnya telah menunjukkan bahwa terjun ke dunia politik sejatinya bukan tentang mengejar kekuasaan, melainkan tentang pengabdian, integritas, dan keberpihakan yang nyata kepada kemanusiaan. Beliau mengajarkan bahwa kejujuran harus selalu berdiri di atas segala kepentingan, dan jabatan bukanlah kehormatan untuk dibanggakan, melainkan amanah yang harus dipersembahkan bagi kemaslahatan orang banyak,” ujarnya.
Menurutnya, kepergian H. Rachmat Gobel menghadirkan duka yang dirasakan oleh banyak orang. Namun, warisan terbesar yang ditinggalkan bukan sekadar kenangan, melainkan keteladanan yang terus hidup di hati mereka yang pernah merasakan ketulusan pengabdiannya.
Ia menilai jejak kebaikan almarhum tidak akan berakhir bersama kepergiannya. Nilai-nilai yang diwariskan akan terus hidup melalui orang-orang yang memilih untuk tetap jujur, mengabdi dengan tulus, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam setiap langkah kehidupan.
“Penghormatan terbaik kepada seorang teladan bukan hanya mengenangnya dengan air mata, tetapi meneruskan kebaikan yang telah ia mulai. Itulah warisan yang akan membuat nama almarhum H. Rachmat Gobel tetap hidup, melampaui ruang dan waktu,” tuturnya.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk almarhum. Seluruh hadirin berharap Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
Suasana takziah berlangsung khidmat. Dzikir dan doa yang dipanjatkan menjadi wujud penghormatan terakhir sekaligus ungkapan rasa kehilangan masyarakat Gorontalo Utara terhadap sosok yang dinilai telah meninggalkan jejak kebaikan dan pengabdian bagi daerah serta masyarakat.













