Diduga Judi Berkedok Arena Ketangkasan Beroperasi Lagi, Ilham Pakaya Tantang Nyali Polisi

Daerah, Gorontalo234 Dilihat

Gorontalo, Pelopormedia.id – Desakan kepada aparat penegak hukum kembali menguat menyusul beroperasinya arena ketangkasan yang diduga berkedok perjudian di Pasar Malam Tolangohula, Desa Sukamakmur, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo, (31/7/2026)

Desakan tersebut disampaikan Ketua DPD GPM Gorontalo, Ilham Pakaya, S.Tr.Kep., Ns., M.H., yang juga merupakan mantan Presiden BEM Poltekkes serta lulusan Magister Hukum Universitas Katolik Soegijapranata (Unika) Semarang.

 

Ilham meminta kepolisian tidak lagi bersikap pasif dan segera mengambil tindakan tegas terhadap pemilik maupun pengelola arena tersebut. Menurutnya, praktik serupa terus berulang tanpa memberikan efek jera.

Ia menilai pengelola pasar malam, GGC, kembali menjalankan pola yang sama dengan menghadirkan arena ketangkasan yang sebelumnya juga sempat menuai sorotan publik.

 

“Bahkan masih segar diingatkan kita dimana GGC membuka arena ketangkasan di Tolangohula pada bulan Ramadhan dan saya yang ngotot agar APH menangkap pemilik wahana tersebut,” ungkap Ilham.

 

Menurut Ilham, aparat penegak hukum kini sedang diuji untuk membuktikan komitmennya dalam memberantas aktivitas yang diduga melanggar hukum. Ia menilai laporan dan kritik yang pernah disampaikan sebelumnya belum mendapat respons yang memadai, sehingga aktivitas tersebut kembali beroperasi.

 

“Kemarin tidak mendapatkan respon, kita lihat hari ini kinerja kepolisian seperti apa. Proses dan tindaki pemilik GGC,” tegasnya.

 

Sebelumnya diberitakan, arena ketangkasan yang diduga berkedok perjudian kembali beroperasi di Pasar Malam Desa Sukamakmur, Kecamatan Tolangohula. Aktivitas tersebut sebelumnya telah menjadi perhatian publik dan sempat mendapat peringatan. Namun, peringatan itu diduga tidak diindahkan oleh pihak pengelola sehingga kembali memunculkan desakan agar aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas sebelum praktik serupa semakin meluas.

Berita Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *