Wahyudin S. Dai Soroti Kondisi Jalan di Empat Kecamatan Boliyohuto Raya

Daerah, Gorontalo236 Dilihat

Gorontalo, Pelopormedia.id — Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Gorontalo kembali menjadi sorotan. Wahyudin S. Dai menilai masih terdapat sejumlah persoalan infrastruktur, khususnya di wilayah empat kecamatan yang berada di kawasan Boliyohuto Raya, yakni Kecamatan Boliyohuto, Asparaga, Mootilango, dan Tolangohula.

 

Menurut Wahyudin, masyarakat di empat kecamatan tersebut selama ini masih merasakan adanya ketimpangan dalam pembangunan, terutama terkait kondisi dan pemerataan infrastruktur jalan. Ia menilai akses jalan merupakan salah satu kebutuhan mendasar masyarakat yang seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Kami merasakan bahwa empat kecamatan ini seperti sering dianaktirikan dalam hal pembangunan. Padahal masyarakat di wilayah Boliyohuto Raya juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan infrastruktur yang layak, khususnya jalan yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat,” ujar Wahyudin.

 

Ia berharap momentum menjelang peringatan Kemerdekaan Indonesia dapat menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk melihat kembali kondisi pembangunan di wilayah-wilayah yang selama ini dinilai belum mendapatkan perhatian yang maksimal.

Wahyudin juga menyoroti perjalanan pemerintahan Kabupaten Gorontalo yang kini telah memasuki hampir dua tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati.

 

Menurutnya, masyarakat membutuhkan bukti nyata berupa program dan pembangunan yang dapat dirasakan secara langsung, bukan hanya kegiatan yang bersifat seremonial. “Masyarakat tentu ingin melihat kinerja yang nyata. Jangan sampai pembangunan hanya terlihat pada kegiatan-kegiatan seremonial, sementara persoalan mendasar seperti kondisi jalan masih menjadi keluhan masyarakat,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, kritik tersebut bukan semata-mata untuk menyudutkan pemerintah daerah, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan Kabupaten Gorontalo. Menurutnya, pemerintah perlu membuka ruang evaluasi dan mendengar langsung aspirasi masyarakat, khususnya dari wilayah Boliyohuto, Asparaga, Mootilango, dan Tolangohula.

 

Wahyudin berharap pemerintah Kabupaten Gorontalo dapat memberikan perhatian yang lebih serius terhadap pembangunan infrastruktur di empat kecamatan tersebut. Ia juga mendorong adanya langkah konkret, transparan, dan berkelanjutan agar masyarakat dapat merasakan pemerataan pembangunan.

“Kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Kami hanya ingin pembangunan yang adil dan merata. Empat kecamatan ini juga bagian dari Kabupaten Gorontalo dan masyarakatnya berhak mendapatkan perhatian serta pelayanan pembangunan yang sama,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *