Gempar, Puluhan Warga Gelar Demo, Jabatan Kepala Desa Prima Kecamatan Asparaga Diujung Tanduk

Berita, Daerah1030 Dilihat

Gorontalo – pelopormedia.id. Aliansi Pemuda, masyarakat desa Prima Kecamatan Asparaga Kabupaten Gorontalo Menggugat dengan menggelar aksi demontrasi di depan kantor desa, kamis 04 Desember 2025.

Dalam aksi mencekam ini hadir  Camat  Asparaga, aparat dan perangkat desa serta  puluhan masyarakat setempat ikut menyaksikan.

Aksi ini dikawal ketat oleh pihak Kepolisian dan TNI dalam rangka untuk memastikan keamanan dan ketertiban, selama aksi berlangsung, pantauan awak media tidak ada hal anarkis yang dilakukan oleh masa aksi.

4 poin yang disuarakan oleh orator masa aksi yakni :
1. Mendesak Kepala Desa Prima Untuk Turun dari jabatannya.
2. Meminta Transparansi pengelolaan anggaran Desa.
3. Mendesak Kepala Desa untuk mempertanggungjawabkan Penyalahgunaan anggaran Desa.
4. Hentikan Korupsi,Kolusi dan nepotisme (KKN) di Desa Prima.

Sebagai bentuk rasa kecewa terhadap kepeminpinan kapala desa Oin Kadir, melalui informan media di lapangan Masa aksi meminta serta mendesak kepala desa Prima agar mengundurkan diri dari jabatannya serta mempertanggungjawabkan dugaan penyimpangan penggunaan Pengelolaan Keuangan Desa.

Aksi ini di awali dengan melakukan Publikasi  sepanjang jalan Desa Prima hingga mengepung  titk Utama Aksi Kantor Desa,    Masa Aksi  Secara Bergantian Menyampaikan orasi, Bahwa  selama ini kami diam namun bentuk tanggung jawab itu tak kunjung di tunaikan oleh sang kades, kami hanya ingin menuntut  Hak kami yang hingga menjelang akhir tahun Desember 2025 belum mendapatkan kejelasan tentang keterbukaan pengelolanan keungan desa.

Aksi makin memanas hingga  akhirnya masyarakat meluapkan emosinya  melakukan bakar ban sebagai ekspresi kemarahannya di halaman kantor desa Prima.

Selain menyampaikan Tuntutanya Masa aksi juga  menyuarakan perihal lebih tepatnya uang kopdes yang telah di pakai oleh beliau  namun hingga saat ini pinjaman itu  belum juga di kembalikan, “jelas masa aksi”.

Kades Prima Oin Kadir menanggapi, menyampaikan terhadap 4 poin pertanyaan yang teman-teman sampaikan ke saya,  saya kira sudah jelas teman-teman untuk selanjutnya saya tinggal menunggu semua konseksukensinya ada di bupati.

Begini pak tidak ada narasi bahwa bapak itu meminta maaf kepada masyarakat bapak itu sudah salah, ” sahut masa aksi”.
Oin menjawab “ kalau saya di pakasakan untuk meyatakan sikap secara terpaksa itu menurut saya juga tidak Logis makanya semua saya sudah Serahkan Kepada APH semua itukan ada jalur Hukum.

Tetap tidak puas dengan pernyataannya  masa aksi menuntun meredaksikan  dan Akhirnya oin kadir mengikuti” saya hari ini menyampaikan  mengakui kesalahan  saya bebrapa bulan kemarin dan selanjutnya tidak akan mengulangi kembali seperti apa yangmenjadi bahan masukan dari teman-teman dan Khususnya  masyarakat  Desa Prima”.

“red : hrm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *