Gorontalo Utara – Pelopormedia.id
Sorotan terhadap pelaksanaan Musyawarah Antar Desa (MAD) evaluasi ProgramBUMDesma G210 Plus di Kecamatan Tomilito yang digelar secara tertutup akhirnya mendapat tanggapan dari tenaga ahli pendamping.
Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TAPM PPPMD), Arpan Enthengo, menegaskan bahwa forum tersebut sejatinya belum layak disebut sebagai MAD resmi, melainkan baru sebatas pra-MAD.
Menurutnya, perubahan itu terjadi setelah pihaknya melakukan pengamatan langsung terhadap jalannya pembahasan di dalam forum.
“Setelah saya masuk dan mengikuti perkembangan pembahasan, pada akhirnya saya memberikan rekomendasi dan saran. Fungsi kami sebagai tenaga pendamping adalah melakukan advokasi ketika ada polemik atau persoalan, termasuk di BUMDesma,” ujarnya.
Arpan menjelaskan, kesiapan materi dan substansi menjadi alasan utama dialihkannya forum tersebut. Ia menilai, pelaksanaan MAD yang seharusnya menjadi forum pertanggungjawaban terbuka belum dapat dilakukan karena dokumen belum lengkap.
“Agenda yang tadinya MAD kami sarankan berubah menjadi pra-MAD, karena belum semua siap. Jadi MAD-nya dipending dan akan dijadwalkan kembali,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa BUMDesma sebagai entitas publik memiliki kewajiban menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara transparan kepada masyarakat.
“Kami mendorong agar dalam MAD nanti semua yang menjadi kewajiban dipertanggungjawabkan ke publik. Dalam laporan keuangan itu ada empat komponen utama, yaitu neraca, laba rugi, arus kas, dan perubahan modal,” jelas Arpan.
Ia menambahkan, pada tahap pra-MAD ini, pengurus bersama dewan pengawas masih akan menyusun dan melengkapi seluruh dokumen serta aspek teknis sebelum dipaparkan secara resmi.
“Karena ini masih pra-MAD, maka semua akan disusun lengkap terlebih dahulu. Hal-hal teknis nantinya akan disampaikan pada MAD resmi,” pungkasnya.
Pernyataan ini sekaligus menjawab pertanyaan publik terkait pelaksanaan rapat yang tertutup, sekaligus menegaskan bahwa proses evaluasi Program BUMDesma G210 Plus masih berada pada tahap awal dan belum masuk pada forum pertanggungjawaban resmi.











