Pelatihan Petugas Lapangan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Digelar Di Gorontalo

Berita, Daerah, Gorontalo458 Dilihat

GORONTALO – pelopormedia.id. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gorontalo secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Petugas Lapangan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang berlangsung di Hotel Amaris, pada tanggal 2 hingga 10 Juni 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta yang akan bertugas sebagai petugas pencacah dan pengawas di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo, Senin, 08/12/2026.

Kepala BPS Kabupaten Gorontalo Dr. Suparno, S.ST, SE, M.Si. dalam sambutannya menekankan pentingnya peran petugas lapangan sebagai ujung tombak keberhasilan sensus. “Data yang dikumpulkan nantinya akan menjadi dasar utama penyusunan kebijakan ekonomi daerah, perencanaan pembangunan, hingga evaluasi program kerja pemerintah. Oleh karena itu, ketelitian, ketepatan, dan integritas petugas sangat kami harapkan,” ujarnya.

Kegiatan Ini merupakan kegiatan tahunan
Kegiatan akan memotret perekonomian di Indonesia, Data yang asal asalan akan mengeluarkan kebijakan yang tidak sesuai harapan,” sambungnya.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali para petugas dengan pemahaman mendalam mengenai konsep, definisi, ruang lingkup, serta tata cara pengisian kuesioner SE2026.

Materi yang disampaikan meliputi identifikasi unit usaha, klasifikasi lapangan usaha (KBLI), pengumpulan data produksi, pengeluaran, hingga tenaga kerja. Selain itu, peserta juga dilatih menggunakan perangkat teknologi dan aplikasi pencacahan elektronik agar proses pendataan berjalan lebih cepat, akurat, dan transparan.

Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan sensus ekonomi kelima yang diselenggarakan BPS, di mana seluruh unit usaha dan kegiatan ekonomi non-pertanian akan didata secara lengkap.

Di Kabupaten Gorontalo, kegiatan ini akan mencakup ribuan unit usaha mulai dari skala mikro, kecil, menengah, hingga besar, yang tersebar di berbagai sektor perdagangan, jasa, industri pengolahan, dan sektor ekonomi lainnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh petugas memiliki kemampuan yang seragam dan standar dalam melaksanakan tugas, sehingga data yang dihasilkan nanti benar-benar menggambarkan potensi, struktur, dan perkembangan ekonomi di Kabupaten Gorontalo secara nyata dan akuntabel.

Kegiatan pelatihan ini akan berlangsung selama 9 hari dari gelombang 1, 2 dan 3, sebelum para petugas turun ke lapangan dan memulai proses pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo.

Berita Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *