Bolmong -[ Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bolaang Mongondow dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu melakukan investigasi atas dugaan malapraktik di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kasih Fatimah Kotamobagu, Jumat (28/2/2025).
Kedatangan tim investigasi yang dipimpin oleh dr. Sahara Albugis dari IDI dan Kepala Dinas Kesehatan Kotamobagu, dr. Wahdania Mantang, disambut langsung oleh Ketua Yayasan RSIA Kasih Fatimah, Sitti Masita Korompot, beserta jajaran pengurus dan dokter di rumah sakit tersebut.
Menurut Sitti Masita Korompot, investigasi yang dilakukan bertujuan untuk memastikan ada atau tidaknya indikasi malapraktik di RSIA Kasih Fatimah.
“Kedatangan mereka di sini untuk melakukan investigasi apakah ada dugaan malapraktik atau tidak,” ujarnya kepada awak media.
Namun, ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada hasil resmi dari investigasi yang dilakukan oleh IDI dan Dinkes Kotamobagu.
“Semua masih dalam proses investigasi. Sebab, pasien yang menjalani operasi sesar (SC) di RSIA, selama 21 hari tidak lagi melakukan kontrol di sini,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kotamobagu, dr. Wahdania Mantang, enggan memberikan pernyataan terkait hasil kunjungan mereka.
“Mohon maaf, saya belum bisa memberikan statemen,” ucapnya singkat saat dimintai keterangan oleh media.
Investigasi ini menjadi perhatian masyarakat Kotamobagu, mengingat pentingnya pelayanan kesehatan yang profesional dan berkualitas di setiap fasilitas medis.
Hingga berita ini diturunkan, hasil investigasi masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak IDI dan Dinas Kesehatan Kotamobagu.
(Ronal P)








