Bolaang Mongondow Selatan – Proyek pembangunan Pasar Rakyat Tipe C di Desa Dominanga, Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) kini menuai sorotan tajam. Pasalnya, proyek yang semestinya menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat itu terbengkalai dan berubah menjadi bangunan mangkrak yang menyeramkan.
Bangunan yang sempat digadang-gadang akan menghidupkan perekonomian lokal tersebut kini justru menjadi lokasi angker yang disebut warga sebagai “sarang setan”. Rumput liar menjalar di mana-mana, tembok mulai retak, dan malam hari tempat itu menjadi gelap gulita tanpa penerangan.
Pada saat awak media meninjau lokasi pasar tersebut, ternyata banyak kejanggalan yang terlihat, dari struktur bangunan yang belum rampung. Dan bagian dinding sudah rusak, bahkan akses masuk ke pasar Dominanga tersebut sudah di tutupi dengan semak belukar. Dengan ranting”kayu, yang menutupi akses jalan ke pasar tersebut,
Warga sekitar menyayangkan pasar yang di bangun tahun 2019,sampai saat ini tidak kunjung selesai,bahkan kondisi bangunan Sangat memprihatinkan, di mana uang negara dalam proyek tersebut,,
Dimana uang negara sebesar 6 milyar lebih itu. pada kemana. Kata seorang masyrakat dengan nada lantang, kami meminta kepada dinas terkait dalam hal ini Disperindag untuk transparansi dalam proyek tersebut, untuk itu salah satu warga yang tidak mau di sebutkan namanya yang ada di desa dominanga mendesak APH untuk turun tangan cepat memeriksa mantan kadis Disperindag tahun 2019,karna di nilai gagal melakukan proyek pasar tersebut.
Warga berharap dan meminta kepada pihak APH dan BPKP atau Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, untuk turun tangan menindaklanjuti kasus ini jangan diam dan tidur saja,,karna sudah lama pasar ini di bangun dari tahun 2019,tapi hasilnya menjadi sarang setan..kami selaku warga khususnya masyarakat Bolsel,menunggu hasil dari pemerintah, kalau tidak ada tindakan tegas dari pemerintah,kami siap turun membuat aksi demo besar besaran,.
(Tim)*












