Langkah Tegas ST Burhanuddin di Sulut, Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

Berita, Headline, Manado627 Dilihat

Manado—ST Burhanuddin di Sulawesi Utara, Senin (23/2/2026) pagi, bukan sekadar agenda kunjungan kerja biasa. Langkah kaki orang nomor satu di Korps Adhyaksa itu yang menjejak di ruang VVIP Bandara Sam Ratulangi langsung memantik perhatian dan tanda tanya publik: ada agenda besar apa di balik kunjungan ini?

Disambut resmi oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus bersama jajaran Forkopimda, suasana tampak hangat dan penuh kehormatan. Namun di balik seremoni itu, tersimpan dinamika yang jauh lebih strategis. Kunjungan ini diyakini bukan sekadar silaturahmi kelembagaan, melainkan bagian dari penguatan kontrol negara terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan di Bumi Nyiur Melambai.

Informasi yang beredar menyebutkan, Jaksa Agung dijadwalkan melakukan koordinasi intensif dengan unsur pimpinan daerah, sekaligus menyambangi sejumlah kantor Kejaksaan Negeri. Fokusnya jelas: memastikan peran Kejaksaan dalam mengawal program prioritas pemerintah berjalan tegas, transparan, dan bebas dari penyimpangan.

Tak berhenti di situ, isu yang berkembang juga mengarah pada kemungkinan penelusuran terhadap sejumlah aktivitas perusahaan dan pertambangan di Sulawesi Utara—sektor yang selama ini kerap menjadi sorotan publik. Meski belum ada konfirmasi resmi, sinyal penguatan pengawasan mulai terasa.

Kehadiran Jaksa Agung dinilai sebagai pesan kuat bahwa negara tidak lengah. Di tengah meningkatnya tuntutan publik terhadap penegakan hukum yang bersih dan profesional, kunjungan ini menjadi simbol bahwa supremasi hukum harus berdiri tegak, tanpa pandang bulu.

Gubernur Yulius Selvanus menegaskan, momentum ini menjadi titik penting mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

“Kunjungan ini adalah langkah konkret memperkuat kolaborasi demi menciptakan keamanan, ketertiban, dan keadilan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan tidak semata soal infrastruktur dan angka pertumbuhan, tetapi juga tentang kepastian hukum yang adil dan mampu menjaga kepercayaan masyarakat serta investor.

Kini, publik menanti lebih jauh: apakah kunjungan ini akan menjadi awal dari pembenahan besar-besaran? Ataukah menjadi babak baru dalam pengawasan sumber daya alam dan tata kelola pemerintahan di Sulawesi Utara?

Yang pasti, sorotan tertuju ke Sulut. Dan langkah Jaksa Agung kali ini terasa lebih dari sekadar kunjungan biasa.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *